Sabtu, 04 Desember 2010

BAGAIMANA MENCARI ISTRI YG BAIK.??

Dan kawinkanlah orang-
orang yang
sedirian diantara kamu,
dan orang-
orang yang layak
(berkawin) dari
hamba-hamba sahayamu
yang
lelaki dan hamba-hamba
sahayamu
yang perempuan. Jika
mereka
miskin Allah akan
memampukan
mereka dengan kurnia-
Nya. Dan
Allah Maha luas
(pemberian-Nya)
lagi Maha Mengetahui.
(QS. An Nuur, 24 : 32)
Hadis riwayat Abu
Hurairah ra.:
Dari Nabi saw. beliau
bersabda:
Wanita itu dinikahi karena
empat
perkara; karena harta
bendanya,
karena keturunannya,
karena
kecantikannya dan karena
agamanya. Maka pilihlah
wanita
yang beragama, maka
kamu akan
beruntung.
* Untuk mengenal calon
tanpa
melaui pasangan: [1].
bertanya
kepada orang yang
dianggap paling
dekat dengan calon
(keluarga,
teman, sahabat, dll) yang
dapat
dipercaya sehingga kita
mendapatkan informasi
yang cukup
obyektif. [2]. Lakukanlah
sholat
istikhoroh untuk
memantapkan
langkah dan memohon
kepada
ALLAH. [3]. Setelah
memiliki
kecenderungan yang kuat
untuk
mempersunting, maka
lakukanlah
ta ’aruf (perkenalan) antar
keduanya
secara lebih dekat namun
tetap
menjaga norma-norma
agama.
* Pada saat menanti akad
nikah akan
terjadi kangen/rindu. Hal
ini
merupakan kodrat sebagai
manusia
yang tidak dapat ditolak
oleh
manusia itu sendiri.
Selama
kerinduan pada calon tidak
membawa kemaksiatan
kepada
ALLAH bahkan kita
bersabar untuk
menahannya maka itulah
rindu
karena ALLAH. Tetapi jika
kerinduan
tersebut membawa
kemaksiatan
maka sesungguhnya
itulah
kerinduan karena hawa
nafsu
semata.
* Cara gampang cari
jodoh terbaik
adalah metode agar Allah
azza
wajalla berkenan
membuka Rahasia
Jodoh Terbaik &
Menghadirkannya.
Urutan yang harus
dilakukan :
Merubah pemahaman
untuk
merubah pola pikir lalu
mencari
penyebab hambatan
untuk
merubah pola ikhtiar.
* Perbaiki dulu Hubungan
dengan
Allah baru berikhtiar
mencari
hubungan perjodohan.
Selanjutnya
adalah cara memeriksa
hubungan
dengan Allah yang terdiri
dari
hubungan dengan Allah,
Orang tua
& sesama, periksalah!
* PERIKSALAH WAHAI
SUADARAKU! Apakah
sholat kita
sudah berkualitas?
* JUJURLAH WAHAI
SAUDARAKU!
Apakah anda pernah
melakukan
hubungan yang
melampui batas
atau bahkan berzina?
* PERIKSA HUBUNGAN
KITA
DENGAN ORANG TUA,
adakah anda
pernah menyakiti atau
mengkasari
mereka karena perbuatan
tersebut
termasuk doa besar yang
menjauhkan rahmat Allah
(termasuk
jodoh).
* PERIKSA HUBUNGAN
SILATURAHIM. Putus
silaturahim
berakibat putusnya
rahmat (salah
satu bentuknya jodoh).
* PERIKSA DALAM
HUBUNGAN
SEBELUMNYA (mis :
mantan2)
apakah ada yang sampai
tersakiti
atau terzalimi.
* APAKAH ANDA PERNAH
BERGUNJING YANG
MENGARAH
MENGADU DOMBA, yang
menyebabkan putusnya
tali
silaturahim?
* Memperbaiki Hubungan
Dengan
Allah: [1]. mohon ampun
atas
kesalahan & keburukan,
[2].
tingkatkan ibadah, perbaiki
ibadah,
[3]. pasrahkan kepada
allah, [4].
luruskan niat, [5].
hilangkan ego. [6].
Perbanyak Silaturahim,
[7].
menutup aurat.
* Doa bagi laki2 yang
berharap
jodoh : ROBBI HABLII
MIILANDUNKA ZAUJATAN
THOYYIBAH AKHTUBUHA
WA
ATAZAWWAJ BIHA
WATAKUNA
SHOIHIBATAN LII
FIDDIINI
WADDUNYAA WAL
AAKHIROH,
artinya : Ya Robb
berikanlah
kepadaku istri yang terbaik
dari sisi-
Mu, istri yang aku lamar
dan nikahi
dan istri yang menjadi
sahabatku
dalam urusan agama,
urusan dunia
dan akhirat.
* Doa bagi wanita yang
berharap
jodoh : ROBBI HABLII MIN
LADUNKA ZAUJAN
THOYYIBAN
WAYAKUUNA SHOHIBAN
LII
FIDDIINI WADDUNYAA
WAL
AAKHIROH, artinya : Ya
Robb
berikanlah kepadaku
suami yang
terbaik dari sisi-Mu, suami
yang
juga menjadi sahabatku
dalam
urusan agama, urusan
dunia &
akhirat.
* Doa untuk dapat jodoh
dari
hadits :
ALLAAHUMMAFTAHLII
HIKMATAKA WANSYUR
ALAYYA
MIN KHOZAA INI
ROHMATIKA YAA
ARHAMAR-ROOHIMIN,
artinya : Ya
Allah bukakanlah bagiku
hikmamu
dan limpahkanlah padaku
keberkahanMu, wahai
Pengasih dan
Penyayaang.
* Mencari pasangan yang
memenuhi seluruh kriteria
yang
diinginkan memang tidak
mudah
dan hal ini seringkali
membuat
seseorang pada akhirnya
menunda
terus pernikahan sampai
akhirnya
terhambat untuk menikah.
Tidak ada
yang salah memang
untuk
menetapkan kriteria
pasangan kita,
namun jika keadaan
nampak
mendesak bagi kita
(seperti khawatir
jatuh dalam zina) rasanya
lebih baik
jika bisa bersikap agak
fleksibel
dengan menyesuaikan
sedikit antara
harapan dengan realitas.
* Meski sudah ada kriteria
yang anda
tetapkan maka coba untuk
membuat nilai prioritas
dari hal itu,
sehingga untuk kriteria
yang tidak
mendapatkan prioritas
utama
mungkin anda dapat
bersikap lebih
lunak. Ibarat kita memilih
sesuatu
maka biasanya jika tidak
ada yang
pas banget dengan yang
kita
inginkan maka kita akan
memilih
benda yang hampir mirip
atau
meski tidak semua fungsi
yang kita
harapkan ada,
namuntetap memberi
kita kepuasankarena
memiliki
keunggulan di sisi yang
lain.
* Ya Allah … Seandainya
telah Engkau
catatkan, dia akan menjadi
teman
menapaki hidup,
Satukanlah hatinya
dengan hatiku..
* Tetapi ya Allah …
Seandainya telah
Engkau takdirkan…… Dia
bukan
milikku, Bawalah ia jauh
dari
pandanganku,
Luputkanlah ia dari
ingatanku, Ambillah
kebahagiaan
ketika dia ada disisiku.
* Maka kurniakanlah aku
seorang
pasangan yang beriman,
Supaya
aku dan dia dapat
membina
kesejahteraan hidup, Ke
jalan yang
Engkau ridhai, Dan
kurniakanlah
padaku keturunan yang
soleh.
sekitar 4 bulan yang lalu ·
Laporkan
Tanya Jawab Masalah
Islam
* Ketika anda memang
mengharapkan jodoh
yang
demikian tentu saja,
andapun harus
berusaha untuk
mendapatkannya
secara aktif dan bukan
sekedar
menunggu. Sebagaiman
aktifnya
seorang wanita yang
menghendaki
suami seperti Rasulullah
dan
akhirnya memberanikan
diri
melamar Rasulullah. Hal
serupa
dapat juga anda lakukan
dengan
meminta tolong kepada
teman
dakwah atau ustadz yang
memiliki
akses di lingkungan
ikhwan yang
hafidz qur ’an, untuk
dapat
memperkenalkan diri
anda.
* Ketika dihadapankan
pada lelaki
sholeh yang tidak sesuai
dengan
harapan ideal kita, rasanya
tidaklah
rugi jika kita mencoba
untuk
mengkonsultasikannya
dulu kepada
Allah sebelum
menolaknya meski
menurut kita tidak baik
tapi belum
tentu menurut Allah.
# ika anda memang
belum berani
melangkah lebih jauh
maka
sebaiknya tidak usah
mengikat
komitmen dulu tapi
sekedar
berteman saja. Komitmen
yang
anda buat itu dalam Islam
tidak
dianjurkan karena tidak
sama
dengan khitbah dan lebih
banyak
mudhorotnya, bahkan
ustadz Yusuf
Qardhawi menyebutnya
sebagai
perjanjian yang batil.
# Khitbah yang benar
dalam Islam
adalah mendatangi
langsung wali
dari pihak wanita untuk
melamar
wanita tersebut. Masalah
waktu
memang tidak ada batas
yang
diwajibkan, namun
sebaiknya waktu
antara khitbah dan
terjadinya akad
nikahnya tidak terlalu
lama. Karena
waktu yang lama
membuka
peluang setan untuk
menarik pada
perbuatan maksiat. Dan
ketika
seorang wanita sudah
dalam
khitbah maka dia tidak
diperbolehkan menerima
khitbah
dari laki-laki lain.
* Yang paling penting di
dalam
jodoh adalah KECOCOKAN
* Tips mencari istri yang
ideal,
“ Carilah istri yang cocok
dengan
kamu. ” Pedoman yang
paling
utama tentu saja adalah
salah satu
hadits Rasulullah SAW
yang sangat
populer: “Perempuan itu
dinikahi
karena empat perkara;
karena
hartanya, keturunannya,
kecantikannya, dan
agamanya. Maka
utamakanlah agamanya,
niscaya
kamu mendapat
kebahagiaan “.
* Kita harus mencari istri/
suami
yang agamanya baik.
Setelah itu,
barulah cari faktor-faktor
lain, seperti
kecantikan, harta,
keturunan, dan
sebagainya.
* Jodoh adalah rahasia
Allah SWT.
Dia Maha Mengetahui
mengenai
siapakah jodoh kita yang
sebenarnya. Kita juga
harus yakin
bahwa Dia akan
memilihkan kita
jodoh yang paling cocok
dengan
kita.
* Sebagai manusia, kita
juga
diperintahkan untuk
berikhtiar.
Karena itu, tak ada
salahnya jika kita
memasang kriteria dalam
mencari
jodoh. Termasuk di
dalamnya,
kriteria suku/etnis. Tapi
jangan lupa,
faktor agama haruslah
menjadi
pertimbangan utama,
harga mati
yang tak bisa ditawar-
tawar. Setelah
semua ikhtiar dijalankan,
langkah
selanjutnya adalah
tawakkal.
Lakukanlah shalat
istikharah, minta
petunjuk dari Yang Maha
Mengetahui.
* Doa memilih jodoh
yang pernah
saya dapatkan dari
seorang ustadz.
“ Ya Allah… jika dia adalah
jodohku,
maka mudahkanlah
urusanku
dengannya. Namun jika
dia bukan
jodohku, maka jauhkanlah
ia dariku,
dan berilah aku kekuatan
serta
keikhlasan untuk
menerima apapun
ketetapanMu.
Sesungguhnya
Engkau Maha Mengetahui
atas
apapun yang terbaik
untukku. ”
Allah telah menyatakan
syarat
mutlak perjodohan …
yaitu dari jenis
yang satu laki laki dan
jenis yang
lainya adalah perempuan
… . Nah
disini jelas bahwa setiap
lawan jenis
kita tentunya yang bukan
muhrim
(Aturan) berhak
“ berjodoh” dengan
diri kita… masalah
langgeng tidaknya
suatu pernikahan atau
hubungan itu
tergantung kecocokan
masing
masing.. nah kata
“kecocokan” lebih
tepat dikatakan sebagai
kata
berjodoh ….Kemudian
sebagai orang
yang beriman maka hal ini
“ diyakini”
sebagai tolak ukur
peningkatan iman
terhadap yang Maha
Kuasa
# alam sebuah hadits di
sebutkan
bahwa jodoh, rejeki dan
mati ada di
tangan Tuhan, namun
bukan berarti
kita ngga boleh /perlu
berusaha
untuk meraih keinginan
kita baik
dalam mencari rejeki,
mencari
jodoh ataupun berusaha
untuk
berobat di kala kita sakit.
# Jodoh, rejeki atau pun
kematian di
tangan Tuhan
maksudnya; bahwa
Allah lah yang sebenarnya
yang
menentukan, bukan diri
kita. Kita
diwajibkan untuk selalu
berusaha
dan Allah yang
menentukan
keberhasilan usaha kita.
Segala
keberhasilan yang kita
peroleh
bukan semata-mata usaha
kita, tapi
merupakan rahmat Allah.
# Kalau Anda seneng
kepada
seseorang dan ingin agar
dia bisa
menjadi isteri Anda,
tentunya Anda
harus berusaha sekuat
tenaga ke
arah itu, namun dengan
cara cara
yang diperbolehkan
menurut agama
kita, kalau memang dia
merupakan
jodoh Anda insya Allah
Allah akan
melapangkan jalan untuk
itu, “al kullu
muyassarun lima khuliqo
lahu ”,
segala sesuatu akan
dimudahkan
jalan menuju apa yang dia
diciptakan untuknya,kalau
pun Anda
sudah berusaha namun
belum
mendapat kan ,Yakin lah
itu
memang yang
dikehendaki Oleh
Allah dan isnya Allah akan
diberikan
ganti yang lebih baik,
kadang
kadang kita juga salah
dalam
berdo ’a, kita ngotot minta
agar si A
atau si B menjadi istri kita,
padahal
itu belum tentu baik bagi
kita
nantinya, karena kita tidak
tahu apa
yang akan terjadi di masa
yang akan
datang.
# Dalam masalah apapun
kita di
tuntut untuk berusaha
semaksimal
mungkin,kita tidak bisa
mengharap
kan hujan emas dari
langit. “assama
laa thumthiru dzahaban”
kata
pepatah Arab langit tidak
akan
menurunkan hujan emas
” ,dan
Allah tidak akan
memberikan rejeki
kepada seorang pemalas,
walaupun
Allah mampu. Bukankah
burung
pun untuk mendapatkan
makanannya dia harus
keluar dari
sangkarnya ?.
sekitar 4 bulan yang lalu ·
Laporkan
Tanya Jawab Masalah
Islam
* Segala sesuatu sejak
awal
terciptanya Qalam sampai
tiba hari
Qiyamat telah tertulis di
Lauh
Mahfudz, karena sejak
permulaan
menciptakan Qalam Allah
telah
berfirman kepadanya :
“ Tulislah”, Dia
(Qalam) bertanya : “Wahai
Rabb-ku,
apa yang harus aku tulis?”
Allah
berfirman : “Tulislah
segala sesuatu
yang terjadi ”. Kemudian
dia (Qalam)
menulis segala sesuatu
yang terjadi
sampai hari kiamat.
* Janganlah anda
mengatakan :
“ rezqi telah tertulis dan
terbatasi dan
aku tidak akan melakukan
sebab-
sebab untuk mencapainya
” . Karena
pernyataan tersebut
adalah suatu
kelemahan. Sedangkan
yang disebut
kepandaian adalah kamu
tetap
berupaya mencari rezqi
dan sesuatu
yang bermanfaat bagimu,
baik
untuk agamamu maupun
untuk
duniamu.
* Doa nabi Musa as.
“ Robbi innii
limaa anzalta ilayya min
khairin
faqier. ” Artinya, “Ya
Tuhanku,
sesungguhnya aku sangat
memerlukan suatu
kebaikan yang
Engkau turunkan
kepadaku. ” (QS
28:24).
* Ada empat kriteria
utama yang
perlu dipertimbangkan
dalam
memilih jodoh, yaitu: (1)
Agama, (2)
Kecantikan, (3) Keturunan
baik, (4)
Harta.
* Pertimbangan lain (dari
Bimbingan
Mukmin, Imam al Gazali
ra.):
Perawan, Bukan keluarga
yang
dekat, Ringan maskawin,
tidak
mandul.
* Langkah-langkah
menemukan
jodoh: Langkah utama
adalah
berdoa, Selain itu juga
harus
berikhtiar.
cara untuk mendapatkan
jodoh,
dengan tetap
berpegangan kepada
syariat Islam: [1] Melalui
mediator
(Orang tua, Guru,
sahabat, Biro
Jodoh). [2] Langsung,
Seorang
muslim(ah) sudah
seharusnya
membuka wawasan dan
berkiprah
di dalam masyarakat.
Dalam
kehidupan sehari-harinya
mungkin
saja dia bertemu kepada
jodohnya.
Inilah yang sering terjadi
saat ini,
bahwa calon istri (suami)
sudah
saling kenal terlebih
dahulu secara
langsung tanpa perantara
(mediator). Pastikan
bahwa ia
berakhlak baik (Islami),
dari orang-
orang yang dekat
dengannya, baik
temannya, keluarganya,
dll.
* Tiga hal yang sudah
ditaqdirkan
Allah, yaitu rezeki, ajal dan
jodoh,
tidak boleh disertai sikap
pasive.
Semua itu ada ihktiar dan
syar ’inya
dalam ajaran Islam. Insya
Allah,
setiap gerak ikhtiar dan
niatnya pasti
akan mendapatkan pahala
dari Allah.
* Kadang-kadang ada
kasus bahwa
yang tertarik lebih dahulu
adalah
muslimahnya. Jika
demikian maka ia
dapat menawarkan
dirinya kepada
laki-laki saleh yang ia
senangi
tersebut. Tetapi kondisi
seperti ini
belum lazim ditengah-
tengah
masyarakat kita
(Indonesia).
* Langkah-langkah
menuju nikah:
[1]. Disunnatkan melihat
bakal isteri
sebelum berkawin, Dalam
hal ini
pacaran dilarang dalam
ajaran
Islam. Bukankah pacaran
itu sama
saja dengan mendekati
zina. Jika
masing-masing sudah
cocok maka
segera saja melamar dan
menikah.
[2]. Khitbah, adalah
meminang
(melamar) yaitu
permintaan seorang
laki-laki kepada anak
perempuan
orang lain untuk dinikahi,
sebagai
pendahuluan pernikahan,
namun
belum berupa aqad nikah.
Khitbah
merupakan permintaan
dan janji
untuk mengadakan
pernikahan. [3].
Aqad Nikah, Setelah aqad
nikah
inilah, si laki-laki
perempuan secara
syah telah menjadi suami
isteri.
Silahkan kalau mau
pacaran
(berkhalwat), atau bahkan
lebih dari
itu. [4]. Walimahtul ‘Urs.
[5].
Akhirnya menjadi
keluarga yang
diridloi Allah SWT.
* “Wahai Tuhan Kami!
Kurniakanlah
Kami dari isteri-isteri dan
keturunan
kami cahayamata kami.
” (al-Furqan:
74)
* “Peliharalah diri kamu
dan
keluargamu dari api
neraka. ” (at-
Tahrim: 6)
* Kiat mencari jodoh: [1].
Yang
paling utama dan lebih
utama adalah
memohonkannya pada
Sang Khalik,
karena Dialah yang
menciptakan
manusia berpasang-
pasangan
(QS.4:1). [2]. Melalui
mediator (Orang
tua, Guru ngaji, Sahabat
dekat, Biro
Jodoh, Langsung).
* Semua upaya tersebut
hendaknya
dilakukan satu persatu
dengan rasa
sabar dan tawakal tidak
kenal putus
asa. Disamping itu
seorang
muslimah sambil
menunggu
sebaiknya ia
mengaktualisasikan
kemampuannya. Lakukan
apa yang
dapat dilakukan sehingga
bermanfaat bagi
masyarakat dan
dakwah. Jika seorang
muslimah
kurang pergaulan,
bagaimana ia
dapat mengenal orang lain
yang
ingin menikahinya.
* Barangkali perlu
mengadakan
evaluasi terhadap kriteria
pasangan
hidup yang ia inginkan.
Bisa jadi
standar ideal yang ia
harapkan
menyebabkan ia terlalu
memilih-
milih. Menikah dengan
orang hanif
(baik keagamaannya)
merupakan
salah satu alternatif yang
perlu
diperhatikan sebagai suatu
tantangan dakwah
baginya.
* Mendirikan dan
membentuk
sebuah keluarga yang
islami,
sakinah, mawaddah wa
rahmah
harus dimulai dengan
meletakkan
fondasi keislaman yang
kokoh, yang
dimulai dengan memilih
jodoh yang
islami, proses walimatul
‘ursy,
membangun keluarga dari
tahap
awal, dan mendidik
anggota
keluarga sedari dini.
* Islam meletakkan
landasan dasar
dalam memilih pasangan
yakni
mengutamakan faktor
agama dan
akhlak. Dampak negatif
kelak akan
muncul apabila pemilihan
pasangan
hanya berdasarkan
materi,
kedudukan dan
penampilan lahiriyah
saja.
* Nabi SAW telah
memberikan
petunjuk kepada orang-
orang yang
ingin menikah supaya
benar-benar
memegang prinsip
utama, yaitu
memilih pasangan
berdasarkan
agama dan akhlak,
sehingga
masing-masing pihak
dapat
melaksanakan
kewajibannya secara
sempurna di dalam
pembinaan
keluarga dan kebahagiaan
serta
keharmonisan keluarga
kelak akan
dapat diwujudkan.
* Khithbah adalah
meminang
(melamar) yaitu
permintaan seorang
laki-laki kepada anak
perempuan
orang lain untuk
dinikahi,sebagai
pendahuluan pernikahan,
namun
bukanlah aqad nikah, ia
hanyalah
permintaan dan janji
untuk
mengadakan pernikahan.
Sebelum
khithbah, hendaknya
masing-
masing pihak melakukan
shalat
istikhoroh terlebih dahulu,
untuk
meminta taufik
(pertolongan) dan
kemudahan kepada Allah.
* Adab-adab Khithbah: [1].
Tidak
boleh meminang
pinangan orang
lain. [2]. Memperlakukan si
peminang sebagai laki-laki
asing
(bukan mahrom). [3].
Dianjurkan
menemui dan memberi
hadiah.
* Setelah menyelesaikan
khithbah,
tahap selanjutnya adalah
penentuan
aqad nikah. Aqad nikah
merupakan
perjanjian yang kuat
(kokoh), dan
merupakan perjanjian fitri
yang lebih
kuat dan lebih kokoh dari
perjanjian
manapun. Oleh karena itu
dalam
memulai aqad nikah
disyariatkan
untuk
mengumumkannya.
* Walimah adalah
berkumpul dan
‘ urs adalah pernikahan,
jadi
walimatul ‘urs adalah
kenduri yang
diselenggarakan dengan
tujuan
menyebarkan berita
tentang telah
terjadinya suatu
pernikahan agar
diketahui umum,
sehingga terhindar
dari fitnah. Jumhur ulama
berpendapat bahwa
hukum
walimatul ‘urs adalah
sunnah,
walaupun ada sebagian
ulama
Syafi ’iyah yang
mewajibkannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar